Pengamatan dilakukan pada kelas V SDN 07 Pasaman dengan tujuan untuk melihat efek menggunaan model PAIKEM terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Karena masih banyak proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dilakukan hanya dengan memakai metoda tanya jawab dan ceramah. Sehingga proses pembelajaran belum seperti yang diharapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Proses pembelajaran terdiri atas tiga kegiatan yaitu: (1) Kegiatan awal, (2) Kegiatan inti (3) kegiatan akhir. Untuk mengetahui peningkatan hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui model PAIKEM digunakan data yang berkaitan dengan aktivitas siswa dan aktivitas guru, serta pencapaian peningkatan pembelajaran siswa itu sendiri. Hasil analisis pada siklus 1 dan siklus 2, dapat digambarkan peningkatan hasil proses belajar mengajar dengan menggunakan model PAIKEM. Siswa lebih percaya diri dan berani tampil untuk menunjukkan kemampuannya. Siswa lebih bersemangat dan termotivasi belajar dalam situasi yang menyenangkan. Untuk hal ini, guru dituntut mengubah peran dan fungsinya menjadi fasilitator, mediator, mitra belajar anak didik, dan evaluator
Copyrights © 2021