Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan yang penting terhadap penyerapan tenaga kerja serta terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) secara tidak langsung. Tingkat pendapatan pelaku UMKM dipengaruhi oleh beberapa faktor-faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, tenaga kerja, jam operasional, dan teknologi secara simultan dan parsial serta untuk mengetahui variabel manakah yang dominan berpengaruh terhadap pendapatan pelaku UMKM di Kabupaten Badung. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel modal, tenaga kerja, jam kerja dan teknologi secara simultan berpengaruh simultan terhadap pendapatan pelaku UMKM, dengan Koefisien Determinasi sebesar 90,6%. Hal ini berarti Pendapatan Pelaku UMKM (Y) dijelaskan sebesar 90,6 persen oleh variabel Modal (X1), Tenaga Kerja (X2), Jam Kerja (X3), dan Teknologi (X4) sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model. Variabel modal dan tenaga kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pelaku UMKM, sedangkan variabel jam kerja dan teknologi tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pelaku UMKM. Variabel yang berpengaruh dominan terhadap tingkat pendapatan pelaku UMKM adalah variabel modal.
Copyrights © 2024