Penelitian ini menginvestigasi pengaruh penggunaan Sistem Resirkulasi Akuakultur (RAS) terhadap kualitas air dan produksi ikan dalam konteks budidaya akuakultur modern. RAS adalah teknologi inovatif yang bertujuan untuk mendaur ulang air akuakultur secara efisien melalui proses filtrasi dan pengolahan yang canggih. Metode studi literatur digunakan untuk menyusun sintesis dari berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian terkait topik ini. Temuan utama menunjukkan bahwa implementasi RAS dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air, mempertahankan parameter kualitas air yang optimal, dan meningkatkan produksi ikan secara signifikan. Meskipun demikian, tantangan seperti biaya investasi awal yang tinggi dan kompleksitas operasional tetap menjadi kendala dalam adopsi luas teknologi ini. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan kebijakan yang mendukung penerapan RAS yang lebih luas, serta peningkatan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan budidaya ikan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2024