Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Study Of Mangrove Vegetation In The Kasih Sayang Mangrove Zone Area, Mundu Coastal Village, Mundu District, Cirebon Regency Elinah, Elinah; Khaerudin, Rizky Brehnaputrifajar; Nurlaeli, Nurlaeli
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5 No 2 (2023): Edisi November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/barakuda45.v5i2.416

Abstract

Cirebon is one of the coastal areas that has very potential mangrove areas. The existence of mangroves in this area has an important role for the survival of other ecosystems, but the type of mangrove vegetation has not yet been identified. The aim of this research is to determine the type of mangrove vegetation in one of the coastal areas of Cirebon Regency, namely in the Kasih Sayang Mangrove Zone, Mundu Pesisir Village. Importance values, relative density, relative frequency, and relative dominance obtained from vegetation analysis are used as indicators to describe the structure of mangrove vegetation. To support this research, water quality measurements (temperature, pH, dissolved oxygen and salinity) were carried out in situ in mangrove forests. This research was conducted from July to August 2023. This research was conducted using the Purposive Sampling method. The research results show that there are 4 types of mangroves, namely Rhizopora mucronata, Bruguiera, Xylocarpus Granatum, and Avicennia marina. Based on the importance value analysis, it shows that the Rhizopora mucronata species has the highest importance value compared to other species, namely 154.17%. The condition of water quality in the Mundu Coast, Cirebon district, is still considered adequate to support the life and development of mangroves.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI E-OX LEVEL PADA MITRA SASARAN POKDAKAN KE TIGA DI WILAYAH KABUPATEN CIREBON, GUNA MEMBANTU PERMASALAHAN DALAM ASPEK MANAJEMEN USAHA DAN PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI Elinah, Elinah; Kusumah, Billi Rifa; Ruspendi, Ruspendi; Rizky, Rizky; Hawa, Putri; Aufaa, Muhamad Ibnu Abi; Rizki, Muhamad; Martin, Martin; Nuha, Ulin; Siskandar, Ridwan
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2167

Abstract

Mitra Pokdakan Aji Segoro Ilir di Kabupaten Cirebon menghadapi dua masalah utama: (1) penurunan kualitas air kolam akibat ketergantungan pada air sungai selama musim kemarau, (2) biaya listrik tinggi untuk pompa sirkulasi dan penerangan. Keduanya menyebabkan kematian benih ikan mencapai 15% dan produksi tidak optimal. Kelompok ini juga kesulitan mengelola kolam intensif karena keterbatasan SDM. Untuk itu, diperlukan solusi teknologi tepat guna berbasis energi terbarukan guna meningkatkan efisiensi produksi. Tujuan kegiatan adalah mengimplementasikan Teknologi E-Ox Level untuk memantau kualitas air kolam, mengurangi biaya listrik, dan meningkatkan kapasitas produksi ikan lele. Selain itu, teknologi ini diharapkan memudahkan manajemen usaha mitra. Metode meliputi penyuluhan teknis, instalasi E-Ox Level berbasis panel surya, pendampingan selama 6 bulan, dan monitoring parameter kualitas air (suhu, pH, oksigen terlarut). Teknologi ini diuji pada kolam bioflok mitra dengan kepadatan 150 ekor/m² dan dibandingkan dengan data historis. Implementasi E-Ox Level berhasil menurunkan tingkat kematian benih dari 10% menjadi 1% dan mempersingkat durasi panen dari 4 bulan menjadi 3 bulan. Produksi ikan meningkat dari rata-rata 652 kg/panen menjadi 784 kg/panen. Teknologi ini menghilangkan ketergantungan pada listrik PLN melalui penggunaan energi surya. Mitra mampu melakukan perawatan mandiri, seperti membersihkan filter pompa dan memantau baterai. Hasil kuisioner menunjukkan 90% mitra puas dengan efisiensi dan kemudahan penggunaan alat. E-Ox Level terbukti efektif meningkatkan produksi ikan lele dan mengurangi biaya operasional. Teknologi ini layak direplikasi ke kelompok pembudidaya lain di wilayah Cirebon.
Importance Value Index Vegetation Purwawinangun Coastal Village, Suranenggala District, Cirebon Regency Wahyuningsih, Sri; Khaerudin, Rizky Brehnaputrifajar; Elinah, Elinah; Sandisasmita, Pramuji
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7 No 1 (2025): Edisi April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/barakuda45.v7i1.615

Abstract

This study aims to analyze the Importance Value Index (INP) of mangrove vegetation in the Purwawinangun Village area, Suranenggala Subdistrict, Cirebon Regency. The research was conducted over a period of three months, from June to August 2023, with the study area divided into three observation sites based on specific geographic coordinates. A survey approach was employed using purposive sampling. Vegetation data were collected using the transect line plot method and subsequently analyzed to determine the INP for each mangrove species. The results revealed that the mangrove species with the highest density, in descending order, were Avicennia marina (7,666.67 trees/ha), Acanthus ilicifolius (2,300 trees/ha), Rhizophora mucronata (900 trees/ha), Pluchea indica (666.67 trees/ha), Sonneratia caseolaris (300 trees/ha), and both Leucaena leucocephala and Jatropha curcas L. (66.67 trees/ha each). Rhizophora mucronata recorded the highest frequency (37.5%), highest relative canopy cover (53.10%), and a canopy closure value of 0.96. This species also exhibited the highest INP at 95.58%, while Leucaena leucocephala had the lowest at 8.32%. These findings indicate that Rhizophora mucronata ecologically dominates the mangrove community in the study area. Its dominance is attributed to its strong adaptability to varying salinity levels, water depth, and muddy soil characteristics. This species plays a crucial role in sustaining mangrove ecosystem resilience and provides significant ecological benefits for coastal protection against erosion and climate-related changes.
UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PEMBENIHAN IKAN NILA NIRWANA (Oreochromis niloticus) DI UPTD BENIH IKAN DUKUPUNTANG KABUPATEN CIREBON, JAWA BARAT Nugraha, Eulis Henda; Elinah, Elinah; Ekawati, Nurul; Maulana, Tasya
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 4 No 01 (2023): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ja.v4i01.411

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui teknik pembenihan ikan nila nirwana dalam meningkatkan produktivitas. 2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat meningkatkan produktivitas ikan nila nirwana di UPTD Benih Ikan Dukupuntang. Penelitian ini dikemas dalam sebuah Penelitian dengan judul “Upaya Peningkatan Produktivitas Pembenihan Ikan Nila Nirwana (Oreochromis niloticus) Di UPTD Balai Benih Ikan Dukuhpuntang Kabupaten Cirebon Jawa Barat “. Penelitian ini menggunakan Metode pendekatan kuantitatif. Dikatakan oleh Sugiyonoa (2018, hlm. 13) bahwa metode kuantitatif yaitu metode penelitian yang berlandaskan positivistic (data konkrit), data penelitian berupa angka-angka yang akan diukur menggunakan statistik sebagai alat uji perhitungan, berkaitan dengan masalah yang diteliti untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Dimana proses pengambilan datanya dilakukan dengan menggunakan survey data primer, atau data yang ada merupakan data yang langsung di dapat dari sumber data asli sehingga data yang diperoleh mencerminkan keadaan atau realita yang sebenarnya. Analisis dilakukan dengan fungsi Cobb-Douglas untuk mengetahui faktor- faktor produksi yang berpengaruh dalam kegiatan pembenihan nila nirwana. Hasil penelitian menujukan bahwa dalam proses pembenihan ikan nila nirwana di UPTD Benih Ikan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon dilakukan dengan proses pemilihan calon induk, pemberian pakan, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva, pemanenan larva, dan pemanenan benih. Hasil analisis Cobb-Douglas menunjukan bahwa 95% luas kolam, bibit, pakan, dan tenaga kerja mempengaruhi produksi ikan sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor produksi lain. Salah satu upaya untuk mengatasi fluktuasi jumlah produksi ikan nila nirwana di UPTD Benih Ikan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon adalah dengan meningkatkan produktivitas dari setiap usaha budidaya. Hal tersebut yaitu aspek teknik dan aspek ekonomi.
PENGARUH PENGGUNAAN SISTEM RESIRKULASI AKUAKULTUR (RAS) TERHADAP KUALITAS AIR DAN PRODUKSI IKAN Elinah, Elinah; Sandisasmita, Pramuji
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31258

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi pengaruh penggunaan Sistem Resirkulasi Akuakultur (RAS) terhadap kualitas air dan produksi ikan dalam konteks budidaya akuakultur modern. RAS adalah teknologi inovatif yang bertujuan untuk mendaur ulang air akuakultur secara efisien melalui proses filtrasi dan pengolahan yang canggih. Metode studi literatur digunakan untuk menyusun sintesis dari berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian terkait topik ini. Temuan utama menunjukkan bahwa implementasi RAS dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air, mempertahankan parameter kualitas air yang optimal, dan meningkatkan produksi ikan secara signifikan. Meskipun demikian, tantangan seperti biaya investasi awal yang tinggi dan kompleksitas operasional tetap menjadi kendala dalam adopsi luas teknologi ini. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan kebijakan yang mendukung penerapan RAS yang lebih luas, serta peningkatan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan budidaya ikan yang berkelanjutan.
PENGUATAN KAPASITAS USAHA POKDAKAN LESTARI MELALUI IMPLEMENTASI TEKNOLOGI E-OX LEVEL DAN PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN DI KABUPATEN CIREBON Elinah, Elinah; Kosatajaya, Asep; Sukarsa, Sukarsa; Najili, Ahmad Hakiki; Aufa, Muhammad Rifky; Ruspendi, Ruspendi; Rizki, Muhamad; Nurohkman, Fajar; Pratama, Asep Rachmat; Deden, Muhamaf; Ekawati, Nurul; Cipto, Lusia; Novanti, Teni; Kusumah, Billi Rifa
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7241

Abstract

Sektor akuakultur berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, namun masih menghadapi tantangan serius terkait efisiensi produksi dan kelemahan strategi pemasaran pada tingkat kelompok pembudidaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada Pokdakan Lestari, Desa Klangenan, Kabupaten Cirebon, yang selama ini mengalami masalah mortalitas ikan tinggi, biaya operasional listrik besar, serta keterbatasan akses pasar. Solusi yang ditawarkan berupa implementasi teknologi tepat guna E-Ox Level berbasis panel surya untuk sistem aerasi otomatis, disertai dengan pelatihan strategi pemasaran yang terintegrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi E-Ox Level mampu menekan biaya listrik hingga 0 rupiah, menurunkan tingkat kematian ikan dari 10% menjadi 1%, serta meningkatkan produktivitas panen rata-rata dari 628,5 kg pada kolam konvensional menjadi 987 kg pada kolam berteknologi aerator. Sementara itu, pelatihan strategi pemasaran berhasil memperluas jangkauan pasar, menambah variasi produk (ikan konsumsi, benih, anakan, indukan), memperkuat branding melalui pendaftaran lokasi di Google Maps, serta membuka kanal distribusi digital via WhatsApp Business dan market place. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat kapasitas pemasaran, dan membangun model usaha perikanan yang lebih berkelanjutan, yang dapat direplikasi pada kelompok pembudidaya ikan skala kecil di wilayah lain.