Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan begitu pentingnya bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran yang diajarkan, sehingga bahan ajar harus senantiasa dikembangkan agar lebih menarik terutama terintegrasi dengan kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dari Borg and Gall, dengan model pengembangan 4 D (Design, Define, Develope, Desseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengembangan yang dikukan diketahui bahwa bahan ajar yang dikembangan berada pada 92 % tingkat praktisan untuk digunakan. Begitu juga hasil uji t diketahui bahwa mean dari pelaksanaan post test setelah uji coba yang dilakukan terhadap bahan ajar berada pada skor 81,3000, dan pre test nya berada pada skor 69,1000, hal ini menunjukkan terdapat perbedaan antara hasil pre test dan post tes. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan bahan ajar PAI berbasis kearifan lokal efektif untuk digunakan.
Copyrights © 2024