Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh representasi media terhadap persepsi masyarakat mengenai isu-isu sosial dan politik dengan menggunakan metode studi literatur. Fokus utama dari penelitian ini adalah perbandingan antara media massa tradisional dan media sosial dalam membentuk pandangan publik. Media massa tradisional, seperti surat kabar dan televisi, memiliki dampak yang stabil dan terukur pada persepsi masyarakat karena proses kurasi dan verifikasi informasi yang ketat. Sebaliknya, media sosial memungkinkan penyebaran informasi yang cepat dan luas, namun sering kali tanpa verifikasi yang memadai, yang dapat mengakibatkan dampak yang lebih dinamis dan emosional. Penelitian ini menemukan bahwa perbedaan dalam cara representasi antara media massa dan media sosial mempengaruhi cara masyarakat memahami dan merespons isu-isu sosial dan politik. Faktor-faktor sosial dan politik individu juga berperan penting dalam mempengaruhi cara informasi diterima dan diproses. Penelitian ini menyarankan perlunya pengelolaan informasi yang lebih baik di media sosial serta peningkatan literasi media di masyarakat untuk mengurangi dampak negatif dari berita palsu dan informasi yang tidak akurat.
Copyrights © 2024