Dalam tantangan kontemporer, menjaga tradisi seringkali sulit. Perubahan cepat dalam teknologi dan budaya memaksa banyak orang untuk beradaptasi atau meninggalkan tradisi. Namun, beberapa tetap memilih mempertahankan tradisi mereka, mendasarkan keputusan ini pada keinginan mempertahankan identitas dan nilai-nilai budaya. Sejalan dengan hal ini, maka tujuan penelitian ini berfokus pada menganalisis tradisi-tradisi yang masih berjalan atau masih dilaksanakan di pondok Pesantren Tajussalam Langkat. Metode penelitain yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif untuk memperoleh data secara spesifik dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ada berbagai tradisi klasik yang masih dijalankan di pondok pesantren ini yaitu tradisi halaqoh, pembelajaran kitab kuning menggunakan metode sorogan dan bandongan, serta tradisi pembinaan akhlak berupa memuliakan wali Allah melalui penerapan sopan dan santun terhadap kiyai atau ustadz.
Copyrights © 2024