Keseimbangan kehidupan kerja merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, terutama dalam konteks pendidikan. Guru, sebagai ujung tombak dalam proses pembelajaran, sering kali menghadapi tantangan untuk mengelola tugas profesional yang berat sambil menjaga kesejahteraan pribadi. Di MAS Al-Washliyah 12 Perbaungan, manajemen sekolah telah mengimplementasikan berbagai kebijakan yang bertujuan untuk mendukung keseimbangan ini, termasuk fleksibilitas jadwal kerja, dukungan untuk pengembangan profesional, dan program kesehatan serta kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan-kebijakan tersebut dan dampaknya terhadap kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi manajemen keseimbangan kehidupan kerja di MAS Al-Washliyah 12 Perbaungan, dengan fokus pada kebijakan fleksibilitas jadwal, dukungan pendidikan lanjutan, dan program kesehatan serta kesejahteraan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan guru. Metode yang digunakan meliputi analisis deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan-kebijakan tersebut secara umum berdampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan motivasi guru, meskipun tantangan seperti beban kerja yang berat dan tuntutan administratif yang tinggi masih perlu diatasi. Secara keseluruhan, strategi manajemen yang diterapkan telah berhasil mendukung keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah ini.
Copyrights © 2024