Latar Belakang: luka perineum dapat terjadi karena tindakan episiotomi ataupun ruptur spontan pada saat persalinan per vaginam. Ibu yang mengalami luka perineum perlu melakukan perawatan luka perineum untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan dan mencegah terjadinya infeksi. Untuk melakukan perawatan perineum yang tepat dibutuhkan pengetahuan yang cukup. Pengetahuan yang dimiliki ibu tentang perawatan akan mempengaruhi bagaimana cara melakukan perawatan luka perineum. Tujuan: Mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Luka Perineum Dengan Perawatan Luka Perineum. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasianal. Desain ini menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian 32 ibu nifas. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Tehnik analisa data dengan uji chi square. Hasil: karakteristik responden berdasarkan tingkatan pengetahuan diperoleh responden yang memiliki kategori baik yaitu sebanyak 11 responden (34,4%), kategori cukup sebanyak 9 responden (28,1%), sedangkan kategori rendah sebanyak 12 responden (37,5%). Untuk responden yang melakukan perawatan luka perineum sebanyak 20 orang (62,5%) dan minoritas responden tidak melakukan perawatan luka perineum sebanyak 12 orang (37,5%). Analisis dengan uji chi square diketahui Asymp.Sig (2- tailed) bernilai 0.030 <0.05. Kesimpulan: ada Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Luka Perineum Dengan Perawatan Luka Perineum di Desa Dharma Agung
Copyrights © 2024