Diabetes mellitus adalah penyakit kelainan metabolisme akut dengan beberapa penyebab gejala seperti kadar gula darah yang tinggi diikuti dengan permasalahan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein akibat ketidakcukupan fungsi insulin. Diabetes mellitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai dengan kenaikan kadar glukosa darah sewaktu dan merupakan penyebab kematian nomor 7 di dunia. Pengkonsumsian obat kimia hipoglikemik sintetik bisa menimbulkan sejumlah dampak dan memerlukan biaya yang relatif mahal, sehingga solusi pengobatan tradisional menjadi penting karena memiliki dampak dan biaya yang relatif rendah. Salah satu tanaman herbal Indonesia yang dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan kadar gula dalam darah adalah daun salam (Syzygium polyanthum). Berdasarkan studi literatur, daun salam akan kaya kandungan antidiabetik karena memiliki senyawa aktif seperti quaretin, tannin, dan flavonoid daun salam juga anti-oksidan, Sifat anti-oksidan ini dapat membantu mengatasi penyakit diabetes karena memungkinkan tubuh untuk memproses insulin secara efisien. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun salam dapat berpotensi sebagai antidiabetes mellitus.
Copyrights © 2024