Amerta
Vol. 30 No. 1 (2012)

KOTA RENTANG, SUMATRA UTARA: JALUR PERDAGANGAN PANTAI TIMUR SUMATRA

Harkantiningsih, Naniek (Unknown)
Wibisono, Sonny C. (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Jan 2012

Abstract

Abstrak. Kota Rentang adalah sebuah situs baru yang ditemukan di kawasan Muara Belawan, Medan pada tahun 2008. Dalam artikel ini akan dipresentasikan bukti-bukti arkeologi yang ditemukan melalui kegiatan ekskavasi. Dalam konteks kawasan Muara Belawan penemuan situs Kota Rentang ini menjadi penting artinya, karena di kawasan ini pula pernah ditemukan situs yang cukup dikenal yaitu Kota Cina. Sebuah situs permukiman di daerah rawa pantai yang mengandung temuan keramik dari masa Song-Yuan, dan situs lain Paya pasir tempat ditemukan bangkai kapal kuno. Analisis keramik menjadi kunci penting menelusuri situs-situs perdagangan di Muara Belawan, kapan Kota Rentang mulai berperan dalam jaringan perdagangan. Studi ini juga dilakukan perbandingkan variabilitas dan kronologi keramik antara Situs Kota Rentang dan Situs Kota Cina yang terletak dalam satu sistem jaringan sungai pesisir-pedalaman. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pertumbuhan pusat-pusat kota pantai yang berperan dalam jaringan perdagangan regional abad 12 – 16 di pantai timur Sumatra bagian utara khsusunya di kawasan Muara Belawan. Kata kunci: Kota Rentang, perdagangan, keramik Abstract. Kota Rentang, North Sumatra: Trade Route on the East Coast of Sumatra. KotaRentang is a new site, which was discovered in Muara/Belawan (Belawan Estuary) area, Medan,in 2008. In this article will be presented archaeological evidences found during excavations. In thecontext of Muara Belawan area, the discovery of this site is important because in this area there isalso a quite famous site, which is Kota Cina, a habitation site that contains Song-Yuan ceramics, andPaya Pasir, where there is an old shipwreck. Ceramics analysis is the important device in retracingtrade sites in Muara Belawan and finding out when Kota Rentang was first involve in trade network.In this study comparisons are also made between the variability and chronology of ceramics from thesites of Kota Rentang, which are located in a network of coastal-interior river system. It is hoped thatresults of this study will provide better understanding about the emergence of centers of coastal cities,which were involved in regional trade network during 12th – 16th centuries AD along the east coastof the northern part of Sumatra, particularly Muara Belawan area. Keywords: Kota Rentang, trade, ceramics

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

amerta

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Starting at Volume 40 Number 2 December 2022, AMERTA’s objective is to promote the wide dissemination of the results of systematic scholarly inquiries into the broad field of archaeological research in proto-history and history chronology themes in the Indonesian Archipelago. The primary, but not ...