Bullying is a social phenomenon because it has become a prevalent issue among adolescents and society at large. It is characterized by aggressive behavior, often in the form of repeated and intentional oppression by an individual or group using their power to harm those perceived as weaker. This phenomenon has detrimental consequences for victims, both physically and psychologically. Most bullying victims experience more psychological effects, such as anxiety, decreased self-esteem, and impaired interpersonal relationships. Therefore, this study explores the characteristics of bullying behaviors and their impact on victims. The qualitative research method was employed, utilizing in-depth interviews for data collection. Subjects in this study were 2 people. The findings reveal that the bullying experiences of the participants originated during their school years and were perpetrated by their peers. These experiences hurt both participants, causing physical and psychological harm, leading to decreased self-esteem and difficulties or lingering fear in establishing social relationships, particularly friendships. AbstrakFenomena perundungan/bullying sering sekali terjadi dikalangan remaja dan masyarakat. Perilaku perundungan sendiri merupakan tindakan agresif, atau dikenal dengan bentuk penindasan yang dilakukan berulang dan sengaja oleh seseorang maupun sekelompok orang dengan menggunakan kekuasan mereka untuk menyakiti orang yang lemah. Adanya fenomena perundungan ini, akan memberikan dampak negatif terhadap korban baik itu dampak fisik maupun dampak secara psikologis. Kebanyakan dari korban bullying mengalami dampak psikologis lebih banyak seperti kecemasan, kepercayaan diri yang menurun, serta berpengaruh pada hubungan interpersonalnya dengan orang lain. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku perundungan dan dampaknya terhadap korban perundungan. Adapun metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara. Partisipan penelitian ini terdiri dari dua orang. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengalaman perundungan dialami oleh korban sejak sekolah dan itu dilakukan oleh teman sebayanya. Selain itu, hal ini membawa dampak negatif bagi kedua narasumber yakni dampak fisik dan psikologis yang membuat korban mengalami penurunan kepercayaan diri dan sulit ataupun masih takut untuk melakukan relasi sosial terutama dalam relasi pertemanan.
Copyrights © 2024