Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja siswa dalam pelajaran materi blok di SMP Negeri 2 Langowan masih kurang. Tiga model pembelajaran yang berbeda—TGT, STAD, dan standar emas—akan dibandingkan dalam penelitian ini. Teknik khas dalam penelitian kuantitatif, penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen pretest-posttest. Hasil uji rata-rata kelas memverifikasi bahwa ketiga kelompok tempat sampel diambil adalah normal dan homogen. Kelompok kontrol terdiri dari dua puluh siswa dari masing-masing tiga kelas delapan: Kelas C, Kelas A, dan Kelas B. Setelah melakukan ANOVA satu arah dalam IBM SPSS Statistics 26.0, peneliti dapat menolak hipotesis nol (H_0) dan melanjutkan pengujian lebih lanjut. Hasilnya menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT secara signifikan meningkatkan skor rata-rata siswa pada hasil belajar dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2024