Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi bagaimana film "Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari" menangkap esensi dan relevansi fikih dalam mengarahkan tindakan dan sikap manusia, serta bagaimana penggambaran ini meresapi narasi keseluruhan film dengan mendalam dan meyakinkan. Artikel ini tidak hanya bertujuan untuk mengulas aspek sejarah dan seni dalam film tersebut, tetapi juga untuk memperdalam pemahaman akan nilai-nilai fikih yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode analisis kualitatif-deskriptif dengan pisau analisis isi. Peneliti menganalisis isi film dengan cara mendokumentasikan dan mengeksplorasi materi fiqih yang direfresentasikan dalam film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 (lima) materi fikih dalam film ini yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-sehari dan juga dapat menjadi referensi dalam pembelajaran fikih di sekolah. 5 (lima) materi fiqih tersebut adalah Perubahan arah kiblat Masjid, Wali Mujbir dalam Pernikahan, Makanan Halalan Toyyiban, Fardhu Kifayah, dan Konsep Zakat.
Copyrights © 2024