Material timbunan dari overburden dapat menyebabkan pembentukan air asam tambang (AAT), tujuan dari penelitian ini untuk pencegahan pembentukan AAT pada overburden dari tambang batubara, karakterisasi geokimia memberikan informasi batuan yang berpotensi membentuk AAT dengan menggunakan uji statik sehingga diperoleh nilai Net Acid Generation (NAG) dan Net Acid Producing Potency (NAPP), selanjutnya pH NAG dan NAPP diklasifikasikan menjadi Potential Acid-Forming (PAF) dan Non Acid Forming (NAF). Hasil dari penelitian ini menunjukkan material overburden dengan litologi claystone memiliki pH NAG 3,73 dan NAPP 55,49 Kg H2SO4/ton dan litologi Carbonaceous Claystone dengan pH NAG 3,45 dan NAPP 49,58 Kg H2SO4/ton, litologi sandstone dengan pH NAG 4,46 dan NAPP 59,69 Kg H2SO4/ton, ketiga jenis batuan ini diklasifikasikan menjadi lapisan PAF karena memiliki pH NAG yang rendah dan NAPP yang tinggi, material overburden dengan litologi siltstone memiliki pH NAG 4,66 dan NAPP -34,71 Kg H2SO4/ton. Batuan ini diklasifikasikan menjadi NAF karena memiliki pH NAG diatas 4,5 dan NAPP yang rendah.
Copyrights © 2024