Keputusan investasi adalah suatu kebijakan alternatif investor untuk menanamkan modal atau aset pada produk pasar modal guna mendapatkan keuntungan sesuai yang diharapkan. Semakin banyak jumlah investor dan produk pasar modal maka semakin banyak keputusan investasi yang dibuat, maka dari itu saat membuat keputusan investasi harus betul-betul dipertimbangkan dengan baik dan sesuai dengan kemampuan investor. Beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan investasi produk di pasar modal yaitu financial literacy, overconfidence dan risk tolerance. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjeknya adalah mahasiswa di Kota Semarang dengan jumlah populasi yang berpartisipasi dalam investasi sebayak 100 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan metode kuesioner, studi pustaka. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik, Uji Kelayakan Model, Regresi Linier Berganda, Uji t, Uji Koefisien Determinasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada uji t menggunakan wilcoxon hasil dapat dilihat yaitu terkait hasil uji hipotesis Wilcoxon. Apabila kita perhatikan, nilai Asymp.Sig.(2-tailed) yaitu sebesar 0,000, dimana nilai lebih kecil daripada taraf signifikansi alfa 5% (0,05). Sehingga dapat diartikan terdapat pengaruh antar masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Sehingga didapatkan hasil hipotesis sebagai berikut: H1 diterima Financial literacy berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan investasi. H2 diterima: Overconfidence berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan investasi. H3 diterima: Risk tolerance berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan investasi.
Copyrights © 2024