Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perencanaan pembelajaran yang interaktif sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di tingkat pendidikan sekolah menengah. Pembelajaran yang interaktif didefinisikan sebagai pendekatan pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar, mendorong mereka untuk mengajukan pertanyaan, berargumentasi, dan mengembangkan analisis kritis terhadap informasi yang mereka terima. Artikel ini membahas langkah-langkah praktis dalam merancang pembelajaran yang interaktif, termasuk penggunaan teknik seperti diskusi kelompok, studi kasus, dan pemecahan masalah. Melalui pendekatan ini, diharapkan bahwa siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan faktual tetapi juga mengembangkan kemampuan untuk mengevaluasi informasi secara kritis dan membuat keputusan yang berbasis bukti.
Copyrights © 2024