Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis budaya Suku Osing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian dilakukan pada kelas VII A dan VII C salah satu MTS di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen dan rancangan post-test only kontrol group design. Instrumen yang digunakan adalah tes, yang dilakukan setelah pembelajaran (post test). Post-test untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh, dilakukan uji normalitas, homogenitas, dan t. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa terdapat perbedaan signifikan post-test siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Rerata skor kelas eksperimen sebesar 73,461 lebih besar daripada rerata kelas kontrol sebesar 68,490. Artinya bahwa CTL berbasis budaya Suku Osing berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2024