Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Alat Pelindung Diri (APD) di laboratorium kimia menggunakan Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk meningkatkan keselamatan pekerja dan mengurangi risiko paparan bahan kimia berbahaya. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi efektivitas Alat Pelindung Diri (APD) di laboratorium tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara dengan staf laboratorium, serta analisis dokumen terkait Penelitian ini menunjukkan efektivitas penerapan FMEA (Failure Modes and Effects Analysis) dalam mengidentifikasi dan mengatasi potensi kegagalan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di laboratorium kimia PT Bina Sawit Makmur. FMEA, yang melibatkan tiga langkah utama identifikasi mode kegagalan, penilaian efek, dan penetapan tindakan mitigasi terbukti memberikan pemahaman mendalam tentang risiko-risiko yang terkait dengan APD. FMEA memungkinkan perusahaan untuk secara sistematis mengevaluasi risiko terkait APD dan merancang strategi mitigasi yang tepat, yang berdampak positif pada peningkatan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Rekomendasi yang dihasilkan, seperti penyediaan APD yang lebih ergonomis dan peningkatan pelatihan, diharapkan dapat memperkuat upaya keselamatan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi staf.
Copyrights © 2024