Merokok diakui sebagai penyebab utama penyakit yang dapat dicegah di seluruh dunia dan dikaitkan dengan 6 juta kematian setiap tahun, 30% setiap tahun dan lebih dari 8 juta orang diperkirakan meninggal setiap tahun pada tahun 2030. Bahan kimia yang terkandung dalam asap tembakau adalah asam stearat, butane, cat, metanol, asam asetat, hexamine, metana, nikotin, kadmium, arsenik, toluene, amonia dan karbon monoksida. Nikotin adalah amino tersier yang terdiri dari piridin dan cincin pirolidin. (S) -nicotine, ditemukan dalam tembakau, berikatan secara stereoselektif dengan reseptor kolinergik nikotinat (nAChRs). (R) -nicotine, ditemukan dalam jumlah kecil dalam asap rokok akibat rasemisasi selama proses pirolisis, merupakan agonis lemah pada nAChRs. Ketika seseorang menghirup asap rokok, nikotin tembakau dibawa melalui partikel asap ke paru, di mana ia akan diserap dengan cepat ke dalam sirkulasi vena paru. Kemudian memasuki sirkulasi arteri dan bergerak cepat ke otak. Nikotin akan berdifusi dengan mudah ke dalam jaringan otak, di mana ia mengikat nAChR. Model pendekatan yang dapat dilakukan untuk membantu individu dalam berhenti merokok yaitu Ask, Advice, Assess, Assist, Arrange, Relevance, Risk, Rewards, Roadblock dan Repetition. NRT yang bioavailabilitas jauh lebih sedikit daripada asap rokok, bupropion yang kerjanya memblok noreepineprin dan mengembalikan kembali dopamin kedalam sistem mesolimbik dan nukleus accumbens dan juga merupakan antagonis reseptor nikotik dan varenicline adalah obat non-nikotin yang dirancang khusus untuk pengobatan gangguan penggunaan tembakau, dan yang paling agen tunggal yang manjur
Copyrights © 2024