Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis literasi dan numerasi dengan upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa di SMK N 3 Bengkalis. Pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Atas memerlukan pendekatan yang mampu mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah, terutama di era revolusi industri 4.0 yang menuntut integrasi literasi teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pada setiap tahapan siklus diperhatikan modul ajar, alat evaluasi maupun bahan ajar berkaitan dengan literasi dan numerasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase deskriptif melalui hasil evaluasi tes siswa yang berjumlah 31 orang. Hasil penelitian memperoleh kesimpulan peningkatan yang signifikan dengan kualitas sangat baik dalam hasil belajar matematika siswa. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa meningkat dari 56 pada pretest menjadi 73 pada post-test, dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 39%. Setelah pelaksanaan perbaikan pada siklus II, rata-rata nilai siswa meningkat lebih lanjut menjadi 86 dengan ketuntasan belajar mencapai 90%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis literasi dan numerasi efektif dalam meningkatkan keterampilan matematika siswa, terutama dalam hal pemahaman soal cerita dan kemampuan berhitung. Dengan demikian, penerapan pembelajaran literasi dan numerasi ini dapat dijadikan strategi yang relevan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa secara keseluruhan.
Copyrights © 2024