Stunting merupakan kondisi kegagalan pertumbuhan tubuh dan otak anak akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang, yang menyebabkan anak lebih pendek dibandingkan anak seusianya dan mengalami keterlambatan dalam kemampuan berpikir. Hasil prevalensi stunting Provinsi Bali berdasarkan SSGI 2022 yaitu sebesar 8,0% dan Kota Denpasar sebesar 5,5% yang dimana merupakan prevalensi terendah dari 8 Kabupaten/Kota di Bali. Walaupun berada dalam posisi terendah di Bali, namun tetap perlu dilakukan pemahaman yang mendalam tentang stunting dan pencegahannya. Hal ini karena Kota Denpasar merupakan wilayah dengan perpindahan penduduk yang tinggi sehingga edukasi tentang stunting pada kader – kader posyandu menjadi salah satu point penting untuk percepatan penurunan stunting. Untuk meningkatkan wawasan kader posyandu tentang stunting perlu dilakukan suatu upaya nyata dalam optimalisasi potensi dan pengembangan keterampilan dengan memberikan workshop tentang stunting dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Denpasar. Luaran dari kegiatan ini yaitu : peserta memiliki pengetahuan tentang stunting dan upaya – upaya yang dapat dilakukan dalam percepatan penurunan stunting. Hasil akhir dari kegiatan ini diketahui bahwa peserta kegiatan memiliki peningkatan pengetahuan tentang stunting, sehingga nantinya akan lebih siap dalam penanggulangan stunting di wilayah kerjanya di Kota Denpasar.
Copyrights © 2023