Desa Bulujaran Lor, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo, memiliki UMKM yang menghadapi kendala modal, akses pasar, dan teknologi. Untuk mengatasi ini, tim Abdimas dari Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo melaksanakan program pengembangan UMKM selama dua hari, melibatkan 12 peserta. Metode meliputi perencanaan, pelatihan, dan evaluasi. Hari pertama fokus pada identifikasi masalah dan strategi pemasaran. Hari kedua dilakukan pelatihan pembuatan peta digital, akun e-commerce, dan pengisian konten digital. Hasil menunjukkan digitalisasi dan pemasaran berbasis teknologi membantu UMKM meningkatkan akses pasar melalui e-commerce dan media sosial. Efisiensi operasional juga meningkat dengan pembayaran digital dan manajemen inventaris yang lebih baik. Tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan dan anggaran. Program ini berhasil memperluas jangkauan pasar UMKM dan meningkatkan daya saing, meskipun memerlukan dukungan lebih lanjut untuk mencapai pengembangan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2024