Anak-anak dengan disabilitas intelektual mempunyai risiko lebih besar untuk mengalami kekerasan seksual dibandingkan anak-anak dengan perkembangan normal. Ditinjau dari teori dasar, jika seorang anak memiliki pengetahuan tentang seks mampu mencegah dirinya dari terjadinya kekerasan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas edukasi seksual berbasis 3L terhadap peningkatan pengetahuan pendidikan seks pada anak disabilitas intelektual ringan di Panti Sosial Bina Grahita Padang. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Partisipan berjumlah sebanyak 7 orang siswa yang memenuhi kriteria pengambilan sampel yakni purposive sampling. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji N-Gain Score dan uji Wilcoxon singed rank untuk mengukur efektifitas edukasi seksual 3L terhadap peningkatan pengetahuan pendidikan seks pada anak disabilitas intelektual ringan sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Didapatkan nilai z sebesar -2.379b pada taraf signifikansi 0,000 (p<0,01) menunjukkan bahwa secara kuantitatif, edukasi seksual 3L efektif dalam meningkatkan pengetahuan pendidikan seks pada anak disabilitas intelektual ringan di Panti Sosial Bina Grahita Padang.
Copyrights © 2024