Fitoremediasi merupakan teknik penghilangan kontaminan dengan menggunakan pendekatan berbasis tanaman air yang hemat biaya dan mudah diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah meremidiasi limbah cair Primary Effluent Treatment-Secondary Effluent Treatment (PET-SET) menggunakan tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan menguji kadar kontaminannya dengan parameter uji meliputi pH, kadar COD, fenol, dan amonia. Metode fitoremediasi yang digunakan adalah rizofiltrasi. Limbah PET-SET terlebih dahulu diencerkan dan dilakukan proses aklimatisasi. Fitoremediasi dilakukan selama lima hari. Eceng gondok efektif dalam menurunkan kontaminan limbah PET-SET, seperti pH hingga 20%, kadar COD, fenol, dan amonia masing-masing hingga 69%, 67%, dan 86%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa eceng gondok mampu meremediasi limbah PET-SET dengan baik.
Copyrights © 2024