Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika, khususnya materi luas bangun ruang, di kelas III SD Negeri 015 Sungai Pinang. Fokus utama penelitian adalah untuk: 1) Menganalisis penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan dampaknya terhadap hasil belajar matematika, dan 2) Mengukur peningkatan hasil belajar siswa setelah menerapkan metode tersebut. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar, dengan instrumen yang mencakup lembar aktivitas guru, lembar aktivitas siswa, serta pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Pada tahap prasiklus, hanya 5 siswa (33,3%) yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 10 siswa (66,7%), dan pada siklus II, seluruh siswa (15 siswa atau 100%) berhasil memenuhi KKM. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas bangun ruang. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode ini sebagai alternatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika di kelas.
Copyrights © 2024