Latar belakang skripsi ini berdasarkan hasil pengamatan awal penulis bahwa di Kecamatan Betara khususnya Desa Bunga Tanjung bahwa tingkat partisipasi masyarakat masih banyak yang tidak ikut berpartisipasi dan masih banyak yang tidak memilih. Yang menjadi permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana peranan Panitia Pemilihan Kecamatan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian Yuridis normative, untuk mendapatkan data yang diperlukan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berkedudukan di Ibu Kota Kecamatan. Maksimal 6 (enam) bulan sebelum pemungutan suara dilaksanakan , KPU Kabupaten/Kota telah membentuk PPK dan masa kerja berakhir 2 (dua) bulan setelah pemungutan suara. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peranan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam pemilihan umum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat PPK melakukan sosialisasi berjenjang kemasyarakat dan bekerjasama dengan relawan demokrasi untuk menyampaikan bagaimana cara mencoblos yang benar dan contoh surat suara yang sah dan tidak sah. Dan juga ada faktor pendukung dan penghambat PPK dalam mensosialisasikan ke masyarakat seperti media massa dan media electronik. Dan faktor penghambat adalah masalah waktu, sebab waktu yang terbatas tetapi penjelasan dalam pertemuan yang dijelaskan sangat banyak dan lokasi yang ada di kecamatan Betara sangat luas. Oleh karnanya dalam penyampaian penyuluhan baik dari penyuluh Kabupaten ke Kecamatan, dari kecamatan ke desa. Sebab untuk penyuluhan tersebut harus memerlukan waktu yang panjang agar dalam kinerja dari setiap penyelenggara dapat di pahami baik sesudah pemilu maupun sebelum pemilu.
Copyrights © 2021