Tantangan pada pelaksanaan proyek adalah bagaimana merencankan jadwal waktu penyelesaian secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor Supplier Control, Project Plan dan Project Execution terhadap keterlambatan proyek. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel penelitian adalah seluruh karyawan yang mengerjakan proyekdi PT. ‘XYZ’ yang telah dilaksanakan pada tahun 2015 – 2016. Data diperoleh melalui teknik pengumpulan dokumentasi dan teknik analisa data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT. ‘XYZ’ yang berjumlah 125, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel metoda slovin di dapat sampel populasi sebanyak 95 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pengendalian pemasok berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan proyek, 2) Perencanaan proyek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan proyek, 3) Eksekusi proyek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan proyek, 4) Perencanaan Proyek mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap keterlambatan proyek diantara variabel penelitian yang lain. Penelitian ini juga mengkaji bagaimana penjadwalan proyek pemasangan tanki yang dilaksanakan oleh PT. ‘XYZ’ dengan menggunakan metode PERT untuk mengidentifikasi jalur kritis pada setiap elemen kerja. Kegiatan dalam proyek yang diteliti berjumlah 10 unit kegiatan. Analisa jalur kritis menggunakan program QM for Windows. Upaya perbaikan yang dilakukan dalam penelitian ini adalahdengan melakukan perbaikan pada departemen warehouse dan pengadaan dan meningkatkan sistem monitoring supervisor dengan laporan progress proyek secara rutin.
Copyrights © 2024