Kegiatan pengabdian kepada masyarat dengan judul pemberdayaan komunitas saung nyawiji melalui pengolahan sampah organik menjadi aksesoris fashion merupakan satu upaya untuk pemanfaatan limbah sampah organik sebagai karya fashion tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan siswa, tetapi juga mengasah kreativitas mereka dalam menciptakan karya yang bernilai dari bahan limbah sampah organik. Proses ini memacu siswa untuk berpikir kritis dan inovatif dalam mengolah berbagai jenis limbah organik menjadi aksesoris fashion yang ekonomis, estetis dan fungsional. Diharapkan hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pendidikan karakter siswa melalui penggunaan limbah sampah organik sebagai bahan karya busana. Selain itu, pengabdian ini juga diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi lembaga pendidikan dan pemerintah dalam memperkuat pendidikan karakter siswa melalui pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi para pengambil kebijakan, pendidik, dan siswa untuk lebih memanfaatkan limbah sampah organik sebagai bahan karya busana dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, pendidikan karakter dan pendidikan lingkungan dapat saling mendukung dan melengkapi dalam menciptakan generasi muda yang tangguh dan peduli terhadap lingkungan hidup. Kata Kunci: aksesoris fashion, sampah organik
Copyrights © 2024