Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar
Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking

Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Permasalahan IPAS pada Siswa Kelas IV SDN Sogaten

Wahyu Dwiani Suwinta (Universitas PGRI Madiun)



Article Info

Publish Date
18 Jul 2024

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana profil kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan permasalahan IPAS pokok bahasan wujud zat dan perubahannya pada siswa kelas IV SDN Sogaten. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah sembilan siswa kelas IV SDN Sogaten. Pengambilan subyek berdasarkan nilai raport IPAS siswa yang dikategorikan tiga siswa berkemampuan tinggi, tiga siswa berkemampuan sedang, dan tiga siswa berkemampuan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik validitas data dilakukan dengan triangulasi yaitu membandingkan data hasil tes dan wawancara. Data hasil penelitian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Siswa kategori kemampuan tinggi memiliki kemampuan berpikir kritis pada indikator merumuskan pokok-pokok permasalahan sebesar 33%. Pada indikator mengungkap fakta yang ada kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%. Pada indikator memilih argumen yang logis kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%. Pada indikator mendeteksi bias dengan sudut pandang yang berbeda kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%. Pada indikator menarik kesimpulan kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%; 2) Siswa kategori kemampuan sedang mengalami kemampuan berpikir kritis pada indikator merumuskan pokok-pokok permasalahan sebesar 33%. Pada indikator mengungkap fakta yang ada kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%. Pada indikator memilih argumen yang logis kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%. Pada indikator mendeteksi bias dengan sudut pandang yang berbeda kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%. Pada indikator menarik kesimpulan kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%; 3) Siswa kategori kemampuan rendah memiliki kemampuan berpikir kritis pada indikator merumuskan pokok-pokok permasalahan sebesar 33%. Pada indikator mengungkap fakta yang ada kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%. Pada indikator memilih argumen yang logis kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%. Pada indikator mendeteksi bias dengan sudut pandang yang berbeda kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%. Pada indikator menarik kesimpulan kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 33%.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

KID

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Konferensi Ilmiah Dasar merupakan seminar nasional yang diselenggarakan oleh program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas PGRI Madiun. Luaran dari Konferensi Ilmiah Dasar adalah prosiding online pada bidang pendidikan dasar yang sesuai dengan tema seminar yang diselenggarakan. ...