Radikalisme merupakan tindakan yang bertujuan untuk mengubah tatanan dengan mengganti pemahaman baru yang salah. Radikalisme dapat masuk di institusi pendidikan melalui komunitas yang dapat mencuci otak mahasiswa agar mengikuti paham radikalisme, maka dari itu sikap mahasiswa terhadap radikalisme sangat diperlukan agar dapat mengambil keputusan ketika menghadapi ancaman radikalisme. Tujuan penelitian untuk mengetahui sikap mahasiswa D3 Keperawatan terhadap radikalisme. Desain penelitian deskriptif, populasi semua mahasiswa D3 Keperawatan STIKES Karya Husada Kediri, sampel berjumlah 166 responden, dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 Maret – 30 April 2024 di STIKES Karya Husada Kediri. Variabel penelitian yaitu sikap mahasiswa D3 Keperawatan terhadap Radikalisme, instrument penelitian menggunakan kuesioner, data dianalisa dengan rumus persentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian dari 166 responden menunjukkan sebagian besar responden yaitu 106 responden (64%) menunjukkan sikap tidak setuju dan hampir setengah dari responden menunjukkan sikap sangat tidak setuju sebanyak 60 responden (36%) tentang sikap terhadap radikalisme. Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap tidak setuju terhadap radikalisme yaitu, jenis kelamin, usia, tinggal bersama, pernah mendapat informasi, dan mengikuti kegiatan apa dikampus. Untuk menghindari adanya radikalisme diharapkan pihak kampus dan mahasiswa mempertahankan sikap tidak menyetujui radikalisme dan tegas terhadap bahaya yang mengancam terjadinya perpecahan agar keutuhan berbangsa dan bernegara dapat dipertahankan.
Copyrights © 2024