Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC)
Vol. 2 No. 14 (2024)

Studi Kitab Tafsir Fathul Qadir Muhammad Bin Ali Asyaukani

Husni Idrus (Unknown)
Zulfiah (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2024

Abstract

Kajian tafsir sering diidentikan dengan mufassir dan prodak tafsirnya. Kedunya tidak dipisahkan satu dan lain justru keduanya saling memiliki relasi dan taukid menegaskan hubungan makna dan penafsir. Asyaukani di antara mufasir terkemuka yang memiliki prodak tafsir berupa karya monumentanya Fathul Qadir. Tulisan ini bertujuan untuk mendesikripsikan metode tafsir Asyaukani dalam kitab Fathul Qadir. Tulisan ini menemukan bahwa tafsir Asyaukani menggunakan metode komparatif antara riwayah dan dirayah. Metode riwayah adalah metode tafsir Al Qur’an dengan Al Qur’an, Al-Qur’an dan Hadis serta qaul para sahabat. Sementara metode dirayah menggunakan kaidah penafsiran lainnya yang memperkuat penafsiran (bir ra’y). Dengan dua metode ini Asyaukani menggunakan 4 teknik interpretasi: tekstual, korelatif, linguistik, kultur dan logis. Keempat teknik ini kemudian didemosntrasikan pada penafsiran surat Al Fatihah.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

mdi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) adalah Jurnal Penelitian untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Matematika, Humaniora, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Kesehatan ...