Kefir merupakan produk fermentasi yang memilikii rasa, warna dan konsistensi seperti yogurt juga mempunyaii aroma khas yeast (seperti tape). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuippengaruh seperti penambahan konsentrasi susu skim terhadap kadar protein dan total bakteri asam laktatt(BAL) pada kefir. Metode yang digunakan adalah eksperimen atau percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan A0 = Tanpa ada penambahan susu skim (kontrol), A1 = Penambahan susu skim 3%, A2 = Penambahan susu skim 6%, dan A3 = Penambahan susu skim 9%. Materi yang digunakan yaitu susu sapi segar 4 L, susu skim bubuk 360 g, dan grain kefir 120 ml. Variabel yang diukur adalah kadar protein dan total bakteri asam laktat (BAL). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian susu skim pada kefir berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar protein dan total bakteri asam laktat (BAL). Nilai rata-rata kadar protein pada setiap perlakuan yaitu A0: 2,56%a, A1: 4,27%ab, A2: 5,39%b dan A3: 5,66%b sedangkan nilai rata-rata total bakteri asam laktat (BAL) yang dihasilkan yaitu A0: 1,9 x 107 CFU/mla, A1: 8,2 x 107 CFU/mlb, A2: 2,2 x 108 CFU/mlc, dan A3: 1,7 x 108 Cful/mlc. kesimpulan penelitian ini adalah penambahan susu skim berpengaruh terhadap kadar protein dan total bakteri asam laktat pada kefir. Penambahan susu skim 6% yang difermentasi pada suhu 30oC selama 24 jam menghasilkan kadar protein 5,39% dan total bakteri asam laktat 2,2 x 108 CFU/ml. Kata kunci : Kefir, Susu Skim Bubuk, Kadar Protein, Total Bakteri Asam Laktat
Copyrights © 2024