Minyak kelapa sawit merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan Indonesia, dimana Indonesia memasok minyak kelapa sawit di pasar global hingga 50 persen dan menyumbang devisa yang besar bagi negara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui determinan harga minyak sawit Indonesia pada saat perang Rusia-Ukraina. Data penelitian ini berupa data sekunder runtun waktu (time series) dengan menggunakan data data bulanan yang dimulai pada periode Juli 2021 hingga Februari 2024. Metode penelitian yang dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software Stata 13. Hasil penelitian ini menunjukan variabel harga CPO global dan kurs US Dollar berpengaruh signifikan terhadap harga minyak sawit Indonesia pada saat perang Rusia-Ukraina, sedangkan variabel global demand minyak sawit dan produksi minyak sawit domestik tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga minyak sawit Indonesia pada saat perang Rusia-Ukraina, penyebab tidak signifikannya variabel global demand minyak sawit dan produksi minyak sawit domestik adalah karena peningkatan stok minyak nabati akibat membaiknya produksi minyak biji bunga matahari dan produksi minyak sawit di Malaysia sejak bulan Maret tahun 2023.
Copyrights © 2024