Prosiding Seminar Nasional Sastra, Bahasa, dan Seni (Sesanti)
Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Seni (Sesanti) 2019

PENARI DARI RINDING KARYA KORRIE LAYUN RAMPAN: POSISI MANUSIA DALAM IDENTITAS KULTURAL

Diyan Kurniawati (Kantor Bahasa Kalimantan Timur)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2019

Abstract

Tradisi merupakan pewarisan adat istiadat yang dilakukan secara turun- temurun dalam suatu kebudayaan. Penelitian ini membahas proses manusia memosisikan diri di tengah-tengah tradisi dalam antologi cerpen Penari dari Rinding karya Korrie Layun Rampan. Dengan menggunakan teori sosiologi sastra dan identitas, penelitian ini menganalisis kontestasi tradisi dan modernitas dalam diri manusia. Manusia yang mengalami urbanisasi secara fisik mempunyai pandangan berbeda atas identitas kultural di lingkumgan sosialnya. Manusia mempertanyakan tradisi yang sudah dilakukan secara turun-temurun. Analisis dilakukan dengan membahas sebab dan akibat manusia mempertanyakan kembali tradisi yang sudah ada secara turun-temurun. Ikon yang mempertahankan tradisi juga akan dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan bahwa manusia melakukan penolakan atas tradisi yang ada. Selain itu, penolakan atas identitas kultural tidak menimbulkan benturan frontal dengan lingkungan sosialnya. Penari dari Rinding menunjukkan pemahaman ulang manusia terhadap tradisi di lingkungan sosialnya.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

sesanti

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Seminar Nasional Sastra, Bahasa, dan Seni (Sesanti) merupakan seminar nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman. Seminar ini dimulai pada tahun 2019 dan dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Ruang lingkup seminar ini khususnya kajian-kajian bidang kebudayaan, ...