Penelitian ini membahas implikasi dari eskalasi konflik Iran-Israel pasca serangan bom terhadap gedung Konsuler Kedutaan Besar Iran di Damaskus pada April 2024. Konflik ini menandai perubahan signifikan dalam pola perang proksi yang selama ini dijalankan Iran melalui kelompok-kelompok seperti Hizbullah, Hamas dan pendukung rezim Assad di Suriah. Penelitian ini menggunakan teori Stabilitas Keamanan Regional dan teori Interdependensi Kompleks untuk menganalisis dampak konflik ini terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eskalasi konflik tidak hanya mengancam stabilitas regional, tetapi juga memiliki potensi untuk memicu konflik global yang lebih luas. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini berusaha memberikan pemahaman komprehensif mengenai implikasi politik, militer dan keamanan dari eskalasi konflik Iran-Israel.
Copyrights © 2024