Wasting merupakan masalah malnutrisi akut yang secara tidak langsung dapat menyebabkan kematian pada balita. Saat ini, wasting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia dengan prevalensi 7,7%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 12-23 bulan di Desa Padang Mutung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan ibu dan balita yang berjumlah 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan dari 100 responden, terdapat 70 responden (70%) tidak mengalami wasting, 52 responden (52%) tidak menderita diare, 75 responden (75%) mengkonsumsi pangan beragam, 60 (60%) responden pengetahuan ibu baik, 64 responden (64%) dengan riwayat kelengkapan imunisasi lengkap. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara diare (p value = 0,008), riwayat imunisasi (p value = 0,010) terhadap kejadian wasting. Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita wasting untuk meningkatkan pengetahuan dan selalu aktif mengikuti kegiatan posyandu yang diadakan agar status gizi terkontrol dan ditangani secara baik.
Copyrights © 2024