Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU PICKY EATER DENGAN GIZI KURANG PADA ANAK PRA SEKOLAH USIA 4 – 6 TAHUN DI RAUDHATUL ATHFAL ALMA KOTA PEKANBARU Fiezra Subecca, Peggy; Apriyanti, Fitri; Lasepa, Wanda
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i1.24650

Abstract

Perilaku picky eater merupakan masalah makan yang sering terjadi pada anak usia sekolah, umumnya anak sering memilih-milih makanan, serta menolak untuk mengonsumsi atau mencoba makanan baru yang belum familiar.  Masalah yang ditimbulkan dari perilaku picky eater ini adalah rendahnya nilai gizi makanan yang dimakan sehingga mengakibatkan status gizi anak menjadi rendah dan masuk dalam kategori gizi kurang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan perilaku picky eater dengan gizi kurang pada anak pra sekolah di R.A Alma Kota Pekanbaru. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 27-28 Juli 2023 dengan jumlah sampel 70 orang ibu dan anak pra sekolah usia 4-6 tahun menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan alat ukur timbangan dan mikrotois. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil analisa univariat diperoleh dari 70 responden sebanyak 46 responden (65,7%) mengalami picky eater. Sebanyak 50 responden (71,4%) tidak mengalami gizi kurang. Hasil uji chi square menunjukkan p value sebesar 1,000 sehingga p value >0,05. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku picky eater dengan gizi kurang pada anak pra sekolah usia 4-6 tahun di R.A ALMA Kota Pekanbaru. Kepada ibu dari anak pra sekolah agar lebih memahami perilaku makan anak yang mengalami picky eater dalam memberikan asupan makanan harus diberikan sesuai dengan kebutuhan dan usia anak.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN KEJADIAN GIZI LEBIH DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE II DI DESA TANDUN WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANDUN KABUPATEN ROKAN HULU Indriani, Ega; Yusnira, Yusnira; Lasepa, Wanda
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i3.32546

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit yang tidak menular yang ditandai dengan kadar glukosa darah melebihi nilai normal. Pengetahuan gizi yang baik dan pengontrolan berat badan agar tidak terjadi gizi lebih merupakan beberapa usaha yang dilakukan agar terhindar dari DM. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan kejadian gizi lebih dengan kejadian DM tipe II. Jenis penelitian adalah kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh pasien usia 36-65 tahun yang pernah berobat di Puskesmas Tandun pada tahun 2023 yaitu sebanyak 141 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 49 orang. Teknik sampling yang digunakan random sampling dengan analisis uji chi-square. terdapat 30 responden (55,6%) mengalami diabetes, 22 responden (40,7%) memiliki pengetahuan gizi cukup, dan 31 responden (57,4%) mengalami gizi lebih. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan gizi (p value 0,003<0,05), dan kejadian gizi lebih (p value 0,003<0,05) dengan kejadian DM tipe II 2023 (p value 0,003<0,05). Terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dan kejadian gizi lebih dengan kejadian DM tipe 2. Diharapkan agar responden dapat meningkatkan pengetahuan tentang gizi, menjaga pola makan dan makanan yang dikonsumsi agar tidak mengalami gizi lebih sehingga dapat mencegah DM
Pelatihan Design Produk di PT Mond Nature Lestari Priyatno, Arif Mudi; Sudirman, Wahyu Febri Ramadhan; Lasepa, Wanda; Afrinis, Nur; Rizqi, Eka Roshifita; Tanjung, Lailatul Syifa; Rusnedy, Hidayati; Hidayat, Hidayat
Journal of Digital Community Services Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v1i2.17

Abstract

Pelatihan desain produk di PT Mond Nature Lestari bertujuan untuk meningkatkan keterampilan tim desain dalam penggunaan perangkat lunak modern seperti Canva dan Figma. Pelatihan ini mendukung visi perusahaan untuk menyediakan produk organik berkualitas tinggi dengan desain yang menarik, fungsional, dan berkelanjutan. Pendekatan yang sistematis mencakup analisis kebutuhan, penyusunan kurikulum, dan pelatihan tatap muka serta daring. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan tim desain, terutama dalam penggunaan perangkat lunak desain. Tim mampu menghasilkan desain yang lebih estetis dan profesional, meningkatkan daya tarik visual produk serta materi pemasaran perusahaan. Pelatihan Figma meningkatkan efisiensi dan koordinasi dalam membuat prototipe desain UI/UX secara real-time, mengurangi kesalahan dan mempercepat waktu pengerjaan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam mendukung inovasi dan keberlanjutan bisnis PT Mond Nature Lestari di pasar produk organik yang kompetitif. Dengan hasil-hasil yang telah dicapai, dapat disimpulkan bahwa pelatihan desain produk ini sangat efektif dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat posisi PT Mond Nature Lestari di pasar, tetapi juga mendukung visi dan misi perusahaan untuk terus berinovasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Hubungan Asupan Zat Gizi Dan body Image Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis ( KEK) Pada Remaja Puteri Di SMAN 1 Bangkinang Chania, Rani; Harahap, Dewi Anggriani; Lasepa, Wanda
Evidence Midwifery Journal Vol. 3 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/emj.v3i4.35866

Abstract

Nutritional problems are prone to occur in the adolescent age group. Adolescents are an age group where specific nutritional problems occur, especially Anemia and Chronic Energy Deficiency (CED). Nutrient intake such as energy, protein and Body Image intake can affect the occurrence of chronic energy deficiency in adolescents. The purpose of this study was to determine the relationship between nutrient intake and Body Image with the incidence of Chronic Energy Deficiency (CED) in female adolescents at SMAN 1 Bangkinang. This type of research is quantitative using a cross-sectional study approach research design. The research tools are questionnaires and LILA. The study was conducted on June 10 - June 22, 2024 with a sample of 52 female students obtained by stratified random sampling. The results of the univariate analysis showed that out of 52 female students, 29 female students (55.8%) had insufficient energy intake, 32 female students (61.5%) had insufficient protein intake, 33 female students (63.5%) were dissatisfied with their body shape and 29 female students (55.8%) had CED status. The results of the bivariate analysis showed a relationship between energy intake (? = 0.000), protein (? = 0.008) and body image (? = 0.003). The conclusion is that there is a relationship between nutrient intake and body image with KEK. It is expected that female students consume food intake containing nutrients to prevent an increase in KEK and minimize the occurrence of KEK in adolescence.
Hubungan Obesitas Sentral, Asupan Natrium dan Lemak dengan Kejadian Hipertensi pada Dewasa di Desa Naumbai Alwa, MaqhviraHusna; Syafriani, Syafriani; Lasepa, Wanda
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.109

Abstract

Hipertensi  merupakan  kondisi  tekanan  darah  seseorang  berada  diatas  angka  normal  yaitu  140/90 mmHg, faktor  yang  mempengaruhi  terjadinya  hipertensi  diantaranya  adalah  faktor  genetik, umur,  dan  jenis  kelamin,  indeks  massa  tubuh  dan  asupan  natrium,asupan lemak  juga dapat  berhubungan  dengan kejadian hipertensi, sering disebut sebagai “Silent killer” karena tidak terjadi tanda-tanda dan gejala sehingga menyebabkan terjadinya komplikasi seperti stroke dan serangan jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas sentral dan asupan natrium serta asupan lemak dengan kejadian hipertensi pada dewasa di desa naumbai. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2024 dengan jumlah sampel 80 responden dengan teknik simple random sampling. Hasil univariat menunjukan dari 80 respnonden, terdapat 56 responden (70%) mengalami hipertensi, terdapat 58 responden (72,5%) dengan lingkar pinggang tidak normal, terdapat 43 responden (53,8%) mengalami asupan natrium lebih, terdapat 61 responden (76,3%) memiliki asupan lemak lebih. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara obesitas sentral (p = 0,007), asupan natrium (p= 0,000), asupan lemak (p = 0,006). Kesimpulan terdapat hubungan antara obesitas sentral, asupan natrium, asupan lemak dengan kejadian hipertensi. Diharapkan kepada penderita lebih menjaga kesehatan dengan selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah, membatasi konsumsi natrium dan makanan yang mengandung lemak tinggi
Faktor-faktor yang Berubungan dengan Kejadian Wasting pada Balita Usia 12-23 Bulan di Desa Padang Mutung Sari, Rika Rosvita; Syafriani, Syafriani; Lasepa, Wanda
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.114

Abstract

Wasting merupakan masalah malnutrisi akut yang secara tidak langsung dapat menyebabkan kematian pada balita. Saat ini, wasting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia dengan prevalensi 7,7%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 12-23 bulan di Desa Padang Mutung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan ibu dan balita yang berjumlah 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan dari 100 responden, terdapat 70 responden (70%) tidak mengalami wasting, 52 responden (52%) tidak menderita diare, 75 responden (75%) mengkonsumsi pangan beragam, 60 (60%) responden pengetahuan ibu baik, 64 responden (64%) dengan riwayat kelengkapan imunisasi lengkap. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara diare (p value = 0,008), riwayat imunisasi (p value = 0,010) terhadap kejadian wasting. Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita wasting untuk meningkatkan pengetahuan dan selalu aktif mengikuti kegiatan posyandu yang diadakan agar status gizi terkontrol dan ditangani secara baik.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penjamah Makanan dengan Penerapan Food Safety  (Studi Penyelenggaraan Makanan di Unit Gizi Rumah Sakit X di Pekanbaru) Doloksaribu, Dermin; Rizqi, Eka Roshifita; Lasepa, Wanda
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.115

Abstract

Penerapan food safety di rumah sakit menjadi keharusan karena menentukan kualitas produksi makanan dan minuman. Pengetahuan dan sikap berpengaruh terhadap penerapannya terkait personal hygiene dan sanitasi makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap penjamah makanan dengan penerapan food safety di Unit Gizi Rumah Sakit X di Pekanbaru. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan  total sampling. Sampel berjumlah 30 orang penjamah makanan. Analisa data dengan uji chi-square, hasil analisa univariat yaitu 90% penjamah makanan memiliki pengetahuan yang baik, 53,3% memiliki sikap positif dan 56,7% melakukan penerapan food safety. Hasil analisa bivariat anatar pengetahuan dengan penerapan food safety (p=0,731) dan antara sikap penjamah makanan dengan penerapan food safety (p=0,431). Kesimpulan, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan penerapan food safety di Rumah Sakit X di Pekanbaru. Bagi penjamah makanan perlu ditingkatkan kesadaran yang tinggi dalam penerapan food safety.
Hubungan Pengetahuan Gizi Dan Kebiasaan Makan dengan Status Gizi Lebih pada Remaja di SMA Muhammadiyah Rambah Kabupaten Rokan Hulu Rahayu, Putri; Aptiyanti, Fitri; Lasepa, Wanda
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.125

Abstract

Gizi lebih dapat meningkat dengan cepat dan dapat ditemui di semua kalangan masyarakat, terutama pada remaja yang memerlukan asupan gizi yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi dan kebiasaan makan dengan status gizi lebih pada remaja di SMA Muhammadiyah Rambah. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024 dengan jumlah sampel 79 responden menggunakan teknik Total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, Pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisa univariat diperoleh dengan pengetahuan yang baik sebanyak 48 (60,8%), kebiasaan makan yang baik sebanyak 40 (50,6%) dan  remaja yang mengalami gizi lebih 43 (54,4%). Hasil uji Chi-Square ditemukan tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi dengan status gizi lebih (p value = 0,452), ada hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi lebih (p value = 0,000). Kesimpulan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan status gizi dan ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan makan dengan status gizi lebih pada remaja di SMA Muhammadiyah Rambah di Kabupaten Rokan Hulu. Saran diharapkan bagi responden untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang serta melakukan aktivitas fisik untuk menjaga status gizi yang baik.
Hubungan antara Body Image dan Eating Disorder dengan Status Gizi Remaja di SMAN 1 Pekanbaru Azani, Silvi Putri Cahaya; Apriyanti, Fitri; Lasepa, Wanda
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.148

Abstract

Body image yang positif maupun negatif akan mempengaruhi remaja untuk mengurangi atau menambahkan konsumsi makannya. Memiliki bentuk tubuh yang sesuai dengan keinginan dapat menyebabkan remaja memiliki kebiasaan makan yang kurang baik. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya eating disorder sehingga akan berdampak pada status gizi remaja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan antara body image dan eating disorder dengan status gizi pada remaja di SMAN 1 Pekanbaru. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Data yang diambil meliputi data primer dan sekunder. Populasi penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Pekanbaru kelas X dan XI yang berjumlah 774 orang dan sampel berjumlah 98 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Pengambilan data menggunakan kuesioner Body Shape Questionnaire-34 (BSQ-34), Eating attitudes test-26 (EAT-26), pengukuran berat badan dan tinggi badan menggunakan timbangan dan microtoise. Hasil penelitian terdapat 67 orang (68,4%) memiliki status gizi normal, 71 orang responden (72,4%) memiliki body image positif, 88 orang responden (89,8%) tidak beresiko eating disorder. Terdapat hubungan yang signifikan antara body image dan eating disorder dengan status gizi remaja di SMAN 1 Pekanbaru. Diharapkan kepada responden untuk dapat menjadikan penelitian ini bahan masukan dan pengetahuan agar remaja dapat lebih meningkatkan body image, eating disorder dan status gizinya.
Hubungan Asupan Gizi Makro, Pengetahuan Gizi dengan Persentase Lemak Tubuh Atlet  Rajawali Basketball Pekanbaru Club Jodi, Claudia Nasya; Apriyanti, Fitri; Lasepa, Wanda
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.150

Abstract

Persentase lemak tubuh adalah perbandingan massa lemak tubuh yang dibandingkan dengan komposisi lemak tubuh. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi makro dan pengetahuan gizi dengan persentase lemak tubuh atlet. Penelitian bersifat kuantitatif dengan menggunakan pendekatan crossectional populasi teknik total sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 24 – 28 April 2024. Populasi seluruh atlet usia 23-29 tahun dengan alat ukur timbangan BIA, mikrotoa, food recall 2x24 jam, kuisioner karakteristik dan pengetahuan gizi. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian univariat terdapat asupan protein 29 atlet (67,4%) kategori tidak lebih, asupan lemak 23 atlet (53,5%), asupan karbohidrat 24 atlet (55,8%), persentase lemak tubuh 29 atlet (67,4%) dan pengetahuan atlet 27 atlet (62,8). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan asupan lemak dan karbohidrat dengan persentase lemak tubuh dan tidak ada hubungan asupan protein dan pengetahuan gizi dengan persentase lemak tubuh. Hasil penelitian ini diharapkan atlet untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi sesuai dengan kebutuhan atlet.