Pelayanan Mentari adalah pelayanan pasien mental disorder di Puskesmas kecamatan Kalideres, yang mana memiliki sub pelayanan Polania (poli anti aniaya) untuk menangani permasalahan bullying pada. Penelitian ini dilakukan untuk memprediksi jumlah kunjungan pasien di pelayanan Mentari. Data yang ditemukan menunjukkan bahwa 26,7% remaja di Indonesia mengalami gangguan cemas dan total prevalensi masalah kesehatan mental mencapai 46,8%, penting untuk mengidentifikasi pola data agar pemerintah bisa mengatasi masalah mental disorder sejak dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan kondisi kesehatan mental di daerah Kalideres dan bisa memproyeksikan jumlah pasien mental disorder di daerah Kalideres, sehingga pemerintah bisa membuat kebijakan untuk menurunkan masalah mental disorder. Data yang digunakan adalah data bulanan kunjungan pasien mental disorder pelayanan Mentari tahun 2020-2023. Metode analisa time-series yang digunakan adalah Box-Jenkins, ARCH dan GARCH. Metode yang terbaik adalah metode Box-Jenkins dengan ARIMA(1,1,1) yang mempunyai nilai MAPE sebesar 9,7%. Prediksi di bulan januari 2024 adalah 270,60 (95% CI, 204,97-336,23) dan bulan Februari 2024 sebanyak 269.31 (95% CI, 200,77 - 337,86). Hasil prediksi oleh model ARCH(1) sebesar 200,97(95% CI, -206,28-608,22), model GARCH(1,1) sebesar 191,95 (95% CI, -215,30-599,20). Kata kunci: mental disorder, forecast, arima, arch, garch
Copyrights © 2024