Tourism in Indonesia is rapidly growing, but halal tourism remains a challenging sector to compete in. Understanding the factors that influence Muslim tourists' interest is crucial, as global tourism presents significant opportunities. Tourist destinations now recognize the importance of offering services that align with Islamic principles. This quantitative research involved 90 respondents selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using SPSS version 25, applying statistical methods such as classical assumption tests and hypothesis testing. The results showed that religious factors, service quality, and destination image had a positive and significant impact on Muslim tourists' interest, with significance values of 0.000, which is less than 0.05. Meanwhile, the halal tourism variable had a positive but not significant effect, with a significance value of 1.181, greater than 0.05. These findings indicate that while halal tourism influences Muslim tourists' interest, its impact is not as significant as the other variables. keyword: Religious, Service Quality, Tourist Destination Image, Halal Tourism, Interest Abstrak: Pariwisata berkembang pesat di Indonesia, namun pariwisata halal sulit disaingi. Memahami faktor minat wisatawan Muslim penting karena pariwisata global menawarkan peluang. Destinasi wisata kini menyadari pentingnya pelayanan sesuai prinsip Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sampel sebanyak 90 responden yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 25, dengan menggunakan analisis statistik seperti pengujian asumsi klasik dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel agama, kualitas pelayanan dan citra destinasi wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wisatawan muslim dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Sedangkan variabel wisata halal mempunyai pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat wisatawan muslim dengan nilai signifikansi sebesar 1,181 lebih besar dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun wisata halal berpengaruh terhadap minat wisatawan muslim, namun pengaruhnya tidak signifikan dibandingkan variabel lainnya.
Copyrights © 2024