Pendidikan tinggi menghadapi transformasi signifikan di era digital ini, di mana teknologi informasi telah membawa perubahan fundamental dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran E-learning, sebagai alternatif terhadap metode Konvensional yang lebih konvensional, menawarkan fleksibilitas waktu belajar yang lebih besar dan aksesibilitas materi pembelajaran yang lebih luas. Namun, pertanyaan tentang efektivitas kedua metode ini tetap relevan dalam konteks institusi pendidikan.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dua metode pembelajaran tersebut di Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia. Metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif digunakan untuk memperoleh data dari dua kelompok mahasiswa, masing-masing terdiri dari 27 orang, yang mengikuti kedua metode pembelajaran tersebut. Data demografis, hasil belajar, serta persepsi dan kepuasan mahasiswa terhadap kedua metode ini dikumpulkan dan dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran E-learning secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa dibandingkan metode Konvensional. Mahasiswa yang mengikuti E-learning mencapai rata-rata nilai ujian akhir yang lebih tinggi daripada mereka yang mengikuti metode Konvensional. Namun, terdapat perbedaan dalam persepsi dan kepuasan mahasiswa terhadap kedua metode pembelajaran ini, yang mencerminkan preferensi dan tantangan unik masing-masing.
Copyrights © 2024