Tujuan dari penelitian untuk memberikan prespektif dan pengetahuan tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam saat ini, terutama dalam pelestarian ekosistem hutan di Kalimantan Tengah. Penelitian ini dapat membantu pembaca meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan memanfaatkan lingkungan kita secara bijaksana. Penelitian tentang Kemitraan Multi Pihak dalam Pelestarian Ekosistem Hutan di Kalimantan Tengah menggunakan metode kualitatif dan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Kalimantan Tengah memiliki luas hutan 12.279.803,62 hektar, namun deforestasi dan kebakaran hutan merupakan tantangan utama. Puncak kebakaran terjadi pada 2015 dengan total 583.833 hektar. Deforestasi disebabkan oleh alih fungsi lahan untuk perkebunan, pertambangan, dan kebakaran akibat aktivitas manusia, berdampak pada degradasi lingkungan, hilangnya keanekaragaman hayati, dan penurunan kualitas hidup masyarakat lokal. Pelestarian hutan memerlukan kerjasama multipihak, termasuk pemerintah, NGO, sektor swasta, dan masyarakat, sesuai UUD 1945 dan Undang - Undang No. 41/1999 tentang Kehutanan. Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam meningkatkan efektivitas konservasi. Upaya terkoordinasi dan kerjasama dari berbagai pihak diharapkan dapat melestarikan ekosistem hutan Kalimantan Tengah untuk generasi mendatang, memberikan manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial bagi masyarakat lokal dan global.
Copyrights © 2024