Abstrak Pemanis buatan rendah kalori telah diklaim menjadi kelompok pemanis yang aman dan disarankan penggunaannya bagi penderita diabetes karena tidak mempengaruhi kadar glukosa darah pasien setelah konsumsinya. Sukralosa dan glikosida steviol merupakan pemanis rendah kalori yang umum ditemukan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik pasien pengidap diabetes melitus tipe 2, melihat profil kadar gula darah pasien setelah pemberian gula rendah kalori serta melihat perbandingan profil kenaikan kadar gula darah pasien antara produk sukralosa dan glikosida steviol. Metode penelitian true-eksperimental, dengan desain pra dan pasca tes pemilihan kelompok secara acak, serta purposive sampling sebagai metode pengambilan sampel. 15 pasien dibagi menjadi kelompok pembanding, kelompok perlakuan yang diberikan glikosida steviol dan kelompok perlakuan yang diberikan sukralosa dengan dosis 2,5 g kemudian diperiksa kadar gula darah di menit ke 0, 60, 120, dan 180. Hasil analisa diperoleh pengaruh setelah perlakuan pemberian gula rendah kalori, menit ke 60 terdapat kenaikan sebesar 7,9, di menit ke 120 kadarnya turun sebesar 13,5 dan di menit 180 terjadi penurunan sebesar 29,3 sedangkan untuk perbandingan profil kenaikan kadar gula darah pasien antara produk, glikosida steviol menaikkan kadar gula darah lebih tinggi=7,9 dibanding kelompok lain.
Copyrights © 2022