Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi tekanan terhadap karakteristik biobriket cangkang kelapa sawit dengan menggunakan mesin pencetak biobriket. Penelitian ini menggunakan variasi tekanan 0.4, 0.7, 0.9 dan 1 Mpa. Penelitian ini juga dilakukan penambahan stearin dengan persentase 0%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Cangkang kelapa sawit dilakukan torrefaction, penumbukan arang, lolos mesh 40 – 60 dan mixing material. Biobriket dilakukan uji densitas, uji nilai kalor, waktu penyalaan, laju pembakaran dan shatter index. Data hasil penekanan dengan 0,4 Mpa mempengaruhi karakteristik biobriket cangkang kelapa sawit menghasilkan densitas sebesar 0,8588 g/cm3 pada stearin 25%, waktu penyalaan 4,4 menit, laju pembakaran 0,381 g/menit, nilai kalor 7341,905 kal/g dan shatter index sebesar 66,667% pada 0% stearin. Data hasil penekanan dengan 1 Mpa mempengaruhi karakteristik biobriket cangkang kelapa sawit menghasilkan densitas sebesar 0,9079 g/cm3 pada stearin 25%, waktu penyalaan 8,51 menit, laju pembakaran 0,349 menit, nilai kalor 7310,238 kal/g dan shatter index sebesar 67,285% pada 0% stearin. Kata kunci: Biobriket, Cangkang Kelapa Sawit, Tapioka, Stearin.
Copyrights © 2022