Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan operasi hitung siswa kelas 5 SDN 1 Boja tuntas dalam materi pembagian pecahan dan kemampuan operasi hitung siswa setelah diimplementasikan pembelajaran tipe jigsaw lebih baik dari sebelumnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre-Experimental Design dengan model One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 SDN 1 Boja. Sampel yang diambil berjumlah 30 siswa dengan menggunakan teknik Cluster Sample. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes. Berdasarkan hasil analisis data Pre-test menggunakan One Sample t Test diperoleh nilai thitung = 0,096 dan ttabel = 1,6991. Karena thitung ttabel yaitu 0,096 1,6991 maka kemampuan operasi hitung siswa kelas 5 SDN 1 Boja tidak mencapai nilai 70. Pada hasil analisis data Post-test menggunakan One sample t Test diperoleh nilai thitung = 3,267 dan ttabel = 1,6991. Karena thitung  ttabel yaitu 3,267  1,6991 maka H0 diterima. Sedangkan dengan Two samples t Test diketahui thitung = – 5,792  dan ttabel = 1,6715. Karena thitung  ttabel yaitu – 5,792  1,6715 maka nilai siswa setelah adanya perlakuan lebih tinggi dari sebelum perlakuan. Sehingga dapat dikatakan kemampuan operasi hitung siswa SDN 1 Boja setelah diimplementasikan pembelajaran tipe jigsaw lebih baik dari sebelumnya.Kata Kunci: Pembelajaran Matematika Tipe Jigsaw, Kemampuan Operasi Hitung Pembagian, Materi Pecahan Kelas 5 SD
Copyrights © 2023