Penelitian dilatar belakangi karena kurangnya kemampuan pemecahan masalah matematika pada soal cerita yang mengakibatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Bandarharjo 02 rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah metode Polya berpengaruh terhadap hasil belajar matematika dalam pemecahan masalah soal cerita volume kubus dan balok serta untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berbentuk Quasi Experiment Type Nonequivalent Control Group Design. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah dalam bentuk tes uraian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji prasyarat berupa analisis diskriptif, uji normalitas, uji homogenitas serta uji hipotesis menggunakan uji nonparametrik dengan uji Wilcoxon dan uji Mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode Polya dalam pemecahan masalah soal cerita bangun ruang kubus dan balok terhadap hasil belajar kelas V A SDN Bandarharjo 02. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Mann Whitney yang telah dilakukan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol maka diketahui bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 dimana nilai 0,000 0,05, maka hipotesis diterima. Hasil belajar soal cerita volume kubus dan balok yang diperoleh kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, ditunjukkan dengan rata-rata kelas eksperimen 70,85 dan kelas kontrol 20,59.Kata Kunci: Hasil belajar, metode polya, pemecahan masalah, soal cerita, volume
Copyrights © 2023