cover
Contact Name
Riris Setyo Sundari
Contact Email
ririssetyo@upgris.ac.id
Phone
+628112720214
Journal Mail Official
jurnalliterasipgsd@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lantai 2, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang. Jalan Sidodadi Timur no. 24, Dr. Cipto - Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar)
Core Subject : Education,
Literasi ( Jurnal Pendidikan Dasar) is managed by the Primary School Teacher Education Study Program, Faculty of Education, PGRI University Semarang. The focus and scope of the journal are the results of research on education and learning at all levels, such as 1. Early Childhood Education 2. Basic Education 3. Secondary Education 4. Higher Education 5. Inclusive Education
Articles 143 Documents
TRADISI LAMARAN PEREMPUAN DALAM PERNIKAHAN ADAT JAWA PADA MASYARAKAT DESA WADENG KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Amalia, Filza; Arsana, I Wayan; Suyono, Suyono
Literasi Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i2.11276

Abstract

The application for women in Wadeng village, Sidayu district of Gresik district is a application tradition before marriage procession performed by women to men. The tradition of application women in Javanese traditional weddings is still performed as the form of convidence of Wadeng village heritage against the heritage of the theculture of our ancestors. The purpose of this research, is to know: (1) The implementation of the marriage ceremony for women in the traditional marriage of Wadeng Village, Sidayu District, Gresik District, (2) Public views on the tradition of proposing women in Wadeng Village, Sidayu District, Gresik District. The form of research is qualitative research, which is data collection in a scientific setting where the researcher is the main instrument. The results of this study indicate that The implementation tradition of proposing women starts from the agreement between the family and then an application ceremony from the woman to the man is carried out to tie the two prospective brides before marriage. The public view in Wadeng village, Sidayu district of Gresik district of women application to men is not a problem if it is done or not done, according to the agreement between the two families and the tradition of proposing women is still preserved by the community of Wadeng Village, Sidayu District, Gresik District
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V DI SD NEGERI 34 AIR PACAH KOTA PADANG Enisa, Sintia Pratama; Remiswal, Remiswal; Basit, Abdul
Literasi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v3i1.14807

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran IPS kelas V di SD Negeri 34 Air Pacah. Pendidik yang masih menggunakan model pembelajaran ekspository, dimana pembelajaran masih berpusat pada pendidik. Pendidik kurangn variatif dalam menggunakan  model pembelajaran sehingga seperta didik menjadi pasif dalam pembelajaran, hasil belajar yang diteliti yaitu hasil belajar kognitif pesert didik.Tujuan penelitian ini secara khusus untuk mengetahui bagaimana gambaran hasil belajarar kognitif kelas eksperimen, kelas kontrol dan perbedaan hasil belajar kognitif  yang menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching dibandingkan dengan yang menggunakan model pembelajaran ekspository pada pembelajaran IPS kelas V di SDN 34 Air Pacah. Jenis penelitian ini adalah  eksperimen semu (Quasy Exsperimen). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Porposive Sampling, kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen adalah V B dan kelas kontrol adalah V A. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan SPSS 28.Hasil penelitian dari perhitungan t-test dengan taraf signifikansi 0,05 diperoleh thitung (5,414)    ttabel (2,022) dan nilai sig (0,000) 0,005. Nilai thitung  ttabel atau sig 0,05 sehingga Ha diterima H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapatnya perbedaan penggunaan model pembelajaran reciprocal teaching terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SDN 34 Air Pacah. Dimana dengan mengunakan model pembelajaaran Reciprocal Teaching hasil belajar peserta didik lebih baik dibandingkan model pembelajaran ekspository.
ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SD NEGARI 2 GUNUNG SARI KABUPATAN REMBANG Fitriani, Jihan Nur
Literasi Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v3i2.18338

Abstract

Perubahan kurikulum yang terjadi di Indonesia. Di Indonesia ini sudah beberapa kali mengalami perubahan kurikulum. Dari perubahan kurikulum yang terjadi di Indonesia menyebabkan guru-guru atau tenaga pendidik harus memahami dan belajar kembali mengenai perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di Kurikulum Merdeka yang sesuai dengan kebijakan yang diatur oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pelaksanaan kurikulum merdeka pada mata pelajaran matematika di SD Negeri 2 Gunung Sari Kabupaten Rembang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan tahapan wawancara di kelas 1,2,4 dan 5 dan wawancara dengan orang tua siswa, Pengisisan angket guru kelas 1,2,4 dan 5 dan observasi dikelas 1 dengan 4. Hasil penelitian ini adalah perencanaan dan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dilaksanakan di kelas 1,2,4 dan 5. Dari hasil perencanaan yang dilaksanakan dikelas 1,2,4 dan sudah baik guru sudah membuat perangkat yang digunakan untuk mengajar. Hasil Observasi perencanaan di kelas 1 dan 4 guru sudah membuat perangkat pembelajaran yang akan digunakan. Kemudian hasil pelaksanaan di kelas 1,2,4 dan 5, hasil wawancara pelaksanaan pembelajaran di kelas 1,2,4 dan 5  sudah baik pembelajaran dilaksanakan dengan suasana yang interaktif. Hasil Observasi di kelas 1 dan 4 tentang pelaksanaan pembelajaran matematika menggunakan Kurikulum Merdeka masih kurung karena dalam pelaksanaanya masih belum menggunakan teknologi informasi seperti laptop, lcd dan Powerpoin.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMI Zulki, Zulkarnain Zulkarnain
Literasi Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i2.8746

Abstract

Abstrak: COVID-19 telah menginfeksi jutaan manusia dan menyebabkan kematian di beberapa negara di dunia. Di Indonesia sendiri, virus corona sudah menyebar luas pada maret 2020, menyebabkan semua aktivitas kehidupan terhenti sementara, salah satunya adalah pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalh untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar pada masa pandemic covid-19. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Dalam peran guru sangatlah penting. Guru harus lebih memperhatikan proses belajar siswa agar dapat menunjang keberhasilan dalam proses pembelajaran. Selain itu guru juga bisa meningkatkan motivasi belajar siswa dengan memberikan penilaian yang sesuai dengan hasil belajar siswa, memberikan apresisasi dalam pencapaian yang dilakukan oleh siswa, dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki nya.Kata Kunci: Peran Guru, Motivasi Belajar Siswa, Pandemi Covid-19
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTU VIDEO PEMBELAJARAN PADA TEMA 1 INDAHNYA KEBERSAMAAN KELAS IV SD NEGERI 01 BOYOTELUK TAHUN PELAJARAN 2022/2023. nafian, muhammad ilman; Ngatmini, Ngatmini; kiswati, kiswati
Literasi Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v2i2.13448

Abstract

Hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 01 Boyoteluk pada pra siklus yaitu dari 17 siswa yang mendapat nilai belum tuntas sebanyak 12 siswa dengan kkm yang telah ditetapkan yaitu 70 . Hal tersebut karena siswa tidak fokus dan bersemangat ketika proses pembelajaran sehingga siswa tersebut kurang bisa menerima penjelasan dari guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan model Model pembelajaran Discovery Learning berbantu video pembelajaran. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi dalam 3 siklus Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantu media video pembelajaran mengalami kenaikan yang signifikan pada presentase ketuntasan yaitu pada siklus I adalah 29,14%, siklus II 58,82% dan naik menjadi 76,47% di siklus III dengan KKM 70 pada semua siklus. 
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PAPAN PERKALIAN PADA MATERI PERKALIAN KELAS II SDN ANGKATAN LOR 03 KABUPATEN PATI Wati, Dewi Widya; Kiswoyo, Kiswoyo
Literasi Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v3i2.18317

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah (1) ada siswa yang kesulitan dalam mata pelajaran perkalian, (2) ada siswa yang tidak bisa mengerjakan perkalian, (3) ada siswa yang tidak senang dengan pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis media papan pekalian pada materi perkalian kelas II SDN Angkatan Lor 03 Kabupaten Pati dan untuk menganalisis kelebihan dan kekurangan media papan perkalian pada materi perkalian kelas II SDN Angkatan Lor 03 Kabupaten Pati . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi,angket,wawancara dan dokumentasi dengan siswa kelas II SDN Angkatan Lor 03 Kabupaten Pati yang berjumlah 27 siswa, Dapat dijelaskan bahwa media papan perkalian mampu meningkatkan belajar siswa dengan hasil presentase pada angket mencapai 85,19% dengan jumlah peserta didik 23 anak mencapai kriteria sangat baik, 11,11% dengan jumlah peserta didik 3 anak mencapai kriteria baik dan 3,70% dengan jumlah peserta didik 1 anak.Kata Kunci: 1 atau lebih kata atau frase yang penting, spesifik, atau representatif bagi artikel ini
ANALISIS POJOK BACA DALAM PENGEMBANGAN MINAT BACA ANAK PADA MASA TRANSISI (KELAS I) SDN 01 NGAWENSARI Melinda, Salwa
Literasi Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.19309

Abstract

Membaca merupakan kunci untuk mempelajari segala ilmu pengetahuan, termasuk informasi dan petunjuk sehari-hari yang berdampak besar bagi kehidupan. Kemampuan membaca yang baik tidak hanya bisa lancar membaca, namun juga bisa memahami teks yang dibaca.menurut penelitian yang dilakukan PISA, siswa Indonesia menempati peringkat 64 dari 65 negara peserta matematika, sains dan membaca. Ini bukti bahwa keterampilan membaca siswa Indonesia sangat rendah.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pojok baca dalam pengembangan minat baca siswa di kelas I pada SDN 01 Ngawensari. Jenis penelitian ini kulitatif deskriptif dimana penulis menggambarkan fenomena atau kondisi dengan apa adanya. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wali kelas, dan siswa kelas I SDN 01 Ngawensari. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian hasil dari penelitian ini bahwa implementasi pojok baca dalam pengembangan minat baca siswa di SDN 01 Ngawensari telah berhasil meningkatkan minat baca siswa kelas I. Pojok baca berperan sebagai perpustakaan kecil yang dikelola oleh guru kelas, dan meskipun tidak memiliki fasilitas yang kompleks seperti perpustakaan tradisional, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan budaya membaca dan literasi siswa. Pelaksanaan pojok baca dievaluasi berdasarkan ketersediaan buku, fasilitas pendukung, metode pembelajaran yang menarik, dan monitoring serta evaluasi terhadap perubahan minat baca siswa. Dari hasil evaluasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pojok baca telah berhasil dalam meningkatkan minat baca siswa. Berdasarkan penelitian ini, saran bagi sekolah yaitu diharapkan bisa lebih mengembangkan kegiatan literasi siswa. Sekolah juga diharapkan bisa lebih mempromosikan literasi ini dengan kegiatan-kegiatan yang bisa menaik minat siswa untuk membaca, seperti lomba membaca puisi atau kegiatan yang mendorong minat baca siswa lainnya.
PENINGKATAN KETRAMPILAN BERBICARA SISWA TEMA 8 PRAJA MUDA KARANA MELALUI TIME TOKEN ARENDS KELAS III SDN WUNGWUNG maftukhah, ita umiyatun; Kusumaningsih, Widya; Suciana, Fransiska
Literasi Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v1i1.8917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan ketrampilan berbicara siswa melalui model Time Token Arends. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas III SDN Wungwung Kecamatan Jaken berjumlah 10 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi dan tes lisan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan ketrampilan berbicara siswa melalui model Time Token Arends dapat dilaksanakan dengan langkah-langkah: a. stimulation (pemberian rangsangan), problem statement (pernyataan / identifikasi masalah), data collection (pengumpulan data), data processing (pengolahan data), verification (pembuktian), generalization (menarik kesimpulan/generalisasi). Hal ini dapat dilihat dari pengolahan data skor rata-rata ketrampilan berbicara siswa pada pra siklus 40% (rendah), pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 60% (sedang), mengalami peningkatan kembali pada siklus II 70% dan siklus III 90%. Seiring dengan pengolahan data ketrampilan berbicara siswa oleh observer pada siklus I skor 60% (sedang) mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 70% (sedang) dan siklus III mengalami peningkatan kembali 90% (tinggi).
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA TEMA 1 PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA AUDIO VISUAL DI KELAS III SEMESTER 1 SDN 1 KALIOMBO JEPARA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 KHOLIDAH, ARIN NI'AMAH
Literasi Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v2i2.13299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantu media Audio Visual. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan   subjek penelitian adalah peserta didik kelas III SDN 1 Kaliombo Jepara yang berjumlah  21 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan nilai Pengetahuan dengan instrument penelitian sesuai aspek yang dinilai. Teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada Tema 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup, dikarenakan dengan model dan berbantuan media peserta didik menjadi lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Melalui model Problem Based Learning (PBL) dapat dilaksanakan dengan langkah-langkah: a. Memberikan orientasi tentang permasalahan pada peserta didik b. Mengorganisasikan peserta didik untuk meneliti c. Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok d. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya e. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Peningkatan hasil belajar ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata rata peserta didik pada siklus I sebesar 68,57, pada siklus II sebesar 74,28, dan pada siklus III 86,19.
PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI FPB DAN KPK KELAS IV SEKOLAH DASAR Wardani, Anggun Septi; Sary, Ryky Mandar; Wardana, M. Yusuf Setia
Literasi Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i1.18361

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemahaman matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi FPB KPK  Kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode pedekatan fenomenologi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan indikator pemahaman matematis yang  meliputi translasi, interpretasi ekstrapolasi. Sumber data penelitian ini siswa kelas IV SD N 3 Bendanpete Jepara yang berjumlah 21 siswa. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi tehnik dan sumber. Metode analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pemahaman matematis siswa termasuk kategori “rendah”, dengan rincian translansi sebanyak 63,3%, interpretasi sebanyak 33,8%, dan translansi  43,8%. Kesalahan dalam translasi yaitu siswa terbalik dalam menentukan FPB KPK, kesalahan dalam interpretasi banyak siswa yang belum paham konsep FPB KPK, dan kesalahan dalam ektrapolasi siswa kurang teliti dalam menghitung, terburu-buru dalam mengerjakan soal, dan tidak mengecek jawaban kembali. Dari tiga indikator tersebut pemahaman siswa paling kurang dibagian interpretasi dimana siswa belum bisa menerapkan konsep FPB KPK dengan benar.Kata Kunci: Pemahaman matematis, soal cerita, fpb kpk.

Page 1 of 15 | Total Record : 143