Proyek konstruksi semakin berkembang pesat seiring bertambahnya waktu. Setiap proyek memiliki karakteristik dan persyaratan khusus di setiap tahap pelaksanaan proyek guna untuk membedakan proyek yang satu dengan proyek lainnya. Peran owner, konsultan dan kontraktor sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan proyek untuk mencapai hasil yang maksimal. Proses pengendalian biaya dan waktu merupakan faktor penting untuk keberhasilan dan efisiensi pengerjaan proyek. Pada penelitian ini mengambil Metode Earned value dengan metode pengambilan data studi dokumen dimana jenis penelitian menggunakan kuantitatif dengan analisis deskriptif. Pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Hasil dari penelitian menunjukkan nilai SPI dari minggu 1 – minggu 11 adalah 0,59, pada minggu 12 – 20 nilai SPI adalah 2,97. Nilai CPI dari minggu 1 – minggu 27 adalah 0,90 yang berarti bahwa biaya lebih boros. Estimated At Completion (EAC) menggunakan Metode Earned value sebesar Rp 20.298.475.550,24 dengan proyeksi kerugian sebesar Rp 8.759.432.242,03. Estimated All Schedule (EAS) menggunakan metode earned value sebesar 176 hari.
Copyrights © 2023