Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan ketuntasan hasil belajar IPA siswa yang berada di kelas V di SD Negeri 25 Lubuklingga dengan menerapkan pembelajaran Jigsaw. Jenis metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Desain Satu Grup Pretest-Posttest. Seluruh siswa kelas V di SD Negeri 25 Lubuklinggau termasuk dalam sampel penelitian, yang terdiri dari 27 siswa. Data dikumpulkan melalui tes yang terdiri dari tiga belas soal. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji-t. Menurut hasil analisis uji t, dengan taraf signifikan ά = 0,05, yang menunjukkan bahwa t hitung (2,64) lebih besar dari t tabel (1,705). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Kooperatif tipe Jigsaw secara keseluruhan signifikan. Hasil belajar pre-test rata-rata 42,48, dan post-test rata-rata 75,14 Ha disetujui dan Ho ditolak.
Copyrights © 2024