Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia. Salah satu kota terbesar di Indonesia adalah Bandung. Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kota Bandung dari tahun ke tahun. Hal ini mengakibatkan semakin banyak populasi di Kota Bandung membuat Kota Bandung semakin padat sehingga lahan-lahan pemukiman menjadi semakin padat. Untuk membantu pemerintah dalam menghindari penumpukan penduduk di satu wilayah maka diperlukan clustering jumlah penduduk di setiap kecamatan di Kota Bandung. Oleh karena itu, dilakukan clustering kepada 30 kecamatan di Kota Bandung dengan algoritma K-Means clustering. Tahap penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data sebanya 30 kecamatan di kota Bandung, kemudian dilakukan normalisasi data menggunakan min-max normalization, setelah dilakukan normalisasi maka langkah selanjutnya adalah clustering data menggunakan algortma Kmeans, dan tahap terakhir adalah menyimpulkan hasil penelitian. Hasil pada penelitian ini diperoleh 10 cluster yaitu cluster 1 berjumlah 264.137 jiwa, cluster 2 berjumlah 242.241 jiwa, cluster 3 berjumlah 111.152 jiwa, cluster 4 berjumlah 55.705 jiwa, cluster 5 berjumlah 180.904 jiwa, cluster 6 berjumlah 216.705 jiwa, cluster 7 berjumlah 291.338 jiwa, cluster 8 berjumlah 292.947 jiwa, cluster 9 berjumlah 250.362 jiwa, dan cluster 10 berjumlah 575.978 jiwa yang digolongkan sebagai kepadatan penduduk.
Copyrights © 2020